Tips Membersihkan Mesin Kopi Espresso sangat penting untuk menjaga kualitas rasa dan aroma kopi yang dihasilkan. Baik digunakan di rumah maupun di kafe, mesin espresso bekerja setiap hari dan bersentuhan langsung dengan bubuk kopi serta air panas. Tanpa perawatan yang baik, sisa kopi dan minyak dapat menumpuk dan memengaruhi kualitas seduhan.
Oleh karena itu, membersihkan mesin kopi espresso secara rutin menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Kebersihan mesin tidak hanya menjaga performa tetap stabil, tetapi juga memperpanjang usia mesin dan memastikan setiap cangkir espresso tetap konsisten dan nikmat.
Tips Membersihkan Mesin Kopi Espresso

Banyak pecinta kopi fokus pada pemilihan biji kopi dan teknik seduh, namun sering melupakan kebersihan mesin espresso. Padahal, mesin yang kotor dapat membuat rasa kopi menjadi pahit, asam berlebihan, bahkan beraroma tidak sedap. Membersihkan mesin espresso adalah langkah dasar yang sangat berpengaruh terhadap hasil akhir seduhan.
Dengan memahami cara membersihkan mesin kopi espresso yang benar, siapa pun dapat menjaga kualitas kopi tanpa harus bergantung pada teknisi. Melalui panduan ini, Anda akan menemukan tips praktis dan mudah diterapkan untuk merawat mesin espresso agar selalu bersih, awet, dan siap menghasilkan kopi terbaik setiap hari.
1. Tips Membersihkan Mesin Kopi Espresso Group Head
Group head adalah bagian mesin yang paling sering bersentuhan langsung dengan kopi. Setelah selesai menyeduh, sebaiknya lakukan flushing dengan air panas untuk membuang sisa bubuk kopi. Gunakan sikat khusus group head untuk membersihkan bagian sela dan gasket agar tidak ada minyak kopi yang menempel terlalu lama.
2. Tips Membersihkan Mesin Kopi Espresso Portafilter dan Basket
Portafilter dan basket sebaiknya dibersihkan setiap hari. Rendam kedua bagian ini dalam air hangat yang dicampur cairan pembersih khusus mesin kopi untuk menghilangkan minyak kopi yang menempel. Setelah direndam, bilas hingga bersih dan keringkan sebelum digunakan kembali.
3. Melakukan Backflush
Backflush merupakan proses pembersihan bagian dalam mesin menggunakan blind filter. Masukkan cairan pembersih ke dalam portafilter, lalu jalankan mesin beberapa kali sesuai petunjuk. Proses ini efektif untuk membersihkan sisa kopi dan minyak yang terjebak di dalam saluran air mesin.
4. Membersihkan Steam Wand
Steam wand sering digunakan untuk membuat susu berbusa dan rentan terhadap sisa susu yang mengering. Setelah setiap penggunaan, lap steam wand dengan kain lembap dan keluarkan uap selama beberapa detik. Lakukan pembersihan mendalam secara berkala dengan merendam ujung steam wand dalam air hangat agar tidak tersumbat.
5. Menghilangkan Kerak Air (Descaling)
Air yang digunakan dalam mesin espresso dapat meninggalkan kerak mineral. Lakukan descaling secara berkala menggunakan cairan khusus untuk menjaga aliran air tetap lancar. Frekuensi descaling tergantung pada tingkat kekerasan air yang digunakan, biasanya setiap satu hingga tiga bulan.
6. Membersihkan Bagian Luar Mesin
Selain bagian dalam, kebersihan bagian luar mesin juga perlu diperhatikan. Lap bodi mesin, tray tetesan, dan tangki air dengan kain lembut agar mesin tetap terlihat bersih dan higienis.
7. Menjadwalkan Pembersihan Rutin
Agar tidak lupa, buat jadwal pembersihan harian, mingguan, dan bulanan. Kebiasaan ini akan mempermudah perawatan dan mencegah kerusakan mesin akibat penumpukan kotoran.
Kesimpulan
Membersihkan mesin kopi espresso adalah langkah penting untuk menjaga kualitas kopi dan umur mesin. Dengan perawatan rutin seperti membersihkan group head, portafilter, steam wand, serta melakukan backflush dan descaling, mesin espresso akan selalu siap menghasilkan kopi terbaik. Kebersihan mesin bukan hanya soal perawatan, tetapi juga kunci utama menikmati espresso dengan cita rasa yang optimal setiap hari.
